Pages

Saturday, February 26, 2011

150 tips and trik mempercepat kinerja Komputer

Setelah menginstalasi Windows dan aplikasi-aplikasi lain
yang dibutuhkan ke dalam komputer, ada beberapa hal yang seharusnya Anda
lakukan. Di antaranya adalah melakukan beberapa hal untuk mempercepat serta
mempermudah kinerja komputer. Misalnya, mengatur agar komputer bisa restart
lebih cepat, atau memunculkan menu tersembunyi, menggunakan shortcut untuk
akses lebih cepat dan lain sebagainya.
Semua hal di atas
adalah sebagian kecil dari tip dan trik dasar Windows yang kami sampaikan
berikut ini. Semua tip dan trik di sini kami padukan menjadi 150 langkah mudah
dan aman untuk dilakukan. 150 tip dan trik, termasuk beberapa panduan langkah
demi langkah yang mudah berikut ini, akan menjadikan komputer Anda lebih nyaman
bekerja.
Tentu saja, akhirnya, produktivitas Anda di depan komputer
kian berkembang. Sebuah komputer yang nyaman saja belum cukup tanpa dibarengi
peningkatan sisi keamanan. Hal ini penting, sebab koneksi ke jaringan, Internet
maupun ke komputer lain, sedikit banyak pasti berisiko. Mulai dari penyebaran
virus hingga pengambilan data kita oleh orang yang tidak berhak.
Untuk itu, kami sertakan pula beberapa tip dasar untuk
memperbaiki keamanan pada Windows. Beberapa tip dan trik maupun panduan langkah
demi langkah dalam tulisan ini menggunakan bantuan program tertentu yang bisa
di-download dari beberapa situs di Internet. Namun untuk memudahkan Anda,
seperti biasa semua program yang disebutkan dalam tulisan berikut ini
disertakan dalam CD PC Media. Tentu saja, semua program sudah diuji di labs PC
Media. Instalasi program yang ada dalam tulisan ini kebanyakan berasal dari
situs resmi Microsoft. Sehingga kecil kemungkinannya program-program ini
menyebabkan error di PC. Jadi jangan ragu, ikuti terus tip dan trik dasar pada
Windows yang jarang terungkap!
Instalasi Windows yang Mudah dan Menyenangkan
01. Back-up dahulu
registry sebelum diedit. Caranya, klik Start|Run, ketik regedit. Setelah muncul
window registry, pilih menu File|Export. Pada bagian Export range, pilih All
dan tentukan nama file, akhiri dengan klik tombol Save.
02. Banyak program yang sebenarnya terinstalasi dalam
Windows, namun tidak aktif. Untuk mengaktifkannya, masuk ke Control
Panel|Add/Remove Windows Component dan beri tanda centang pada program yang
belum aktif.
03. Sebelum menginstalasi
program baru atau melakukan perubahan setting Windows secara keseluruhan, lebih
baik buat Restore Point secara manual dahulu. Caranya, Klik Start|All
Programs|Accessories|System Tool|System Restore dan klik Create a restore
point.
04. Jika Anda memutuskan untuk menginstalasi Windows Update
yang sebelumnya sudah didecline, masuk ke Control Panel|System, pilih tab
Automatic Updates dan klik Restore Declined Updates.
05. Untuk mengatur
Windows update berjalan sesuai dengan kebutuhan Anda, atur dulu Windows Update.
Caranya, buka System di Control Panel dan klik tab Automatic Updates. Atur
enable atau disable option Keep my computer up to date.
06. Bila Anda tidak memiliki CD bootable, jangan khawatir.
Microsoft sudah menyediakan tool gratis untuk membuat disket booting di http://support.microsoft.com/?kbid=310994.
07. Jika saat instalasi Windows tiba-tiba terhenti, matikan
komputer dan lepas card tambahan. Misalnya sound card. Instal ulang dan pasang
kembali card setelah instalasi selesai.
08. Untuk menambahkan
System Administration Tools ada Start Menu, klik kanan Start|Properties. Masuk
dalam tab Start Menu dan klik Customize kemudian masuk dalam tab Advanced.
Geser ke bawah dan beri tanda centang pada option Display on the All Programs
and the Start Menu.
09. Untuk menginstal
Back up Utility pada Windows XP Home Edition carilah file ntbackup.msi di
direktori\valudeadd\msft\ntbackup\ di CD instalasi Windows XP. Jalankan file
tersebut dan ikuti langkahlangkahnya.
10. Windows XP secara otomatis akan me-highlight setiap
program baru yang ter-install. Cara menghilangkannya, klik kanan
Start|Properties. Masuk ke tab Start Menu|Customize, kemudian klik tab Advanced
dan hilangkan tanda centang pada opsi Highlight newly installed program.
11. Untuk tampilan film atau game terbaik pada komputer,
pastikan bahwa DirextX terbaru sudah terinstalasi dengan baik. Lihat versi
terbarunya di www.microsoft.com/windows/directx.
12. Ada kalanya hardware yang akan dipasang belum
support Plug-and-Play. Untuk itu, gunakan Add Hardware Wizard yang ada di
Control Panel|System|Hardware untuk mendeteksinya.
TOP TIPS ! Mempercepat Kerja Komputer
13. Sebenarnya hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 2
menit saja untuk masuk ke Windows sejak komputer dihidupkan. Namun, kadang
terasa sangat lama. Untuk mempercepat loading Windows, ada beberapa hal yang
bisa dilakukan. Misalnya, mengurangi icon di desktop serta tidak menggunakan
wallpaper yang memakan banyak memory. Ganti wallpaper dengan background
berwarna, serta gunakan Desktop Cleanup Wizard yang ada bisa ditemui dengan
klik kanan pada desktop untuk membersihkan icon. Jangan lupa juga, jalankan
defrag secara berkala. Jika Anda sering menambah atau mengurangi program di
komputer, bersihkan registry secara rutin. Gunakan software bantu seperti
Registry Mechanic dari situs www.winguides.com. Sayangnya, versi trial program
ini hanya bisa digunakan memperbaiki sebanyak 6 sections saja. Langkah lain
yang perlu dilakukan adalah me-remove program yang di-load secara otomatis saat
memulai Windows. Tentu saja, hanya program-program yang tidak dibutuhkan.
Caranya, dengan menghapus semua isi folder startup dan membuka msconfig melalui
Start|Run.
14. Gunakan fitur
File and Transfer Setting Wizard untuk memindahkan file dan setting ke komputer
baru. Caranya, klik Start|AllPrograms|Accessories|System Tools, kemudian
jalankan File and Transfer Setting Wizard.
15. Gunakan pengecualian pada security setting di Internet
Explorer, agar proses update melalui halaman Windows Update berjalan lancar.
Caranya, buka Internet Option di menu Tools pada Internet Explorer. Klik tab
Security, pilih Trusted Site dan klik tombol Sites. Isikan nama situs Windows
Update, hilangkan tanda centang pada option Require server verification… dan
klik OK.
16. Jika Anda kehilangan serial number Windows XP, gunakan
freeware Magical Jelly Bean Keyfinder dari http://www.magicaljellybean.com/keyfinder.shtml.
17. Jika nama yang teregister dalam Windows XP Anda tidak
sesuai, perbaiki melalui registry. Caranya, buka registry dan pilih MY
Computer. Klik menu Edit|Find dan ketik RegOwner. Jika sudah ditemukan, klik
kanan, pilih Modify dan isikan nama yang sesuai. Perubahan ini bisa juga
dilakukan di key RegCompany. Peningkatan Performa Internet dan Jaringan
18. Untuk men-share
sebuah folder di komputer Anda ke jaringan, klik kanan folder tersebut dan
pilih Properties. Klik tab Sharing dan enable option Share this folder on the
network. Beri nama dan klik OK.
19. Buat sebuah icon My Network Places di desktop dengan
mengklik kanan area kosong di dekstop dan klik Properties. Pilih tab
Desktop|Customize Desktop. Kemudian buka tab General dan enable option My
Network Places.
20. Ada cara mudah mengirim pesan ke komputer
lain di jaringan, yakni menggunakan Console Message. Buka Control
Panel|AdministrativeTools|Computer Management|Action|All Task|Send Console Message.
Ketik teks yang hendak dikirim, tambahkan nama komputer yang hendak dituju dan
klik Send.
21. Untuk mengatur Internet Connection Firewall (ICF), buka
Network Connection di Control Panel, klik kanan koneksi yang ada dan klik
Properties. Buka tab Advanced dan enable option Protect my computer and network
by limitting or preventing access to this computer from Internet.
22. Atur Internet
Connection Firewall (ICF) untuk setiap koneksi yang ada. Baik dial-up maupun
broadband. Jika komputer Anda merupakan bagian dari jaringan yang terhubung ke
Internet, pasang ICF hanya di komputer server.
23. Untuk mengetahui alamat IP Anda, masuk dalam DOS dengan
mengetikkan command di Run. Kemudian ketikkan ipconfig /all.
24. Jika Anda menerima pesan dari Internet melalui
Messenger, segera matikan. Caranya, masuk ke Contol Panel|Administrative
Tools|Services, dan klik ganda Messenger kemudian Stop. Untuk mencegah supaya
tidak terulang, atur supaya Messenger menjadi Disabled di bagian Startup.
25. Matikan Windows Messenger dengan melalui regedit. Buka
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft, kemudian pilih menu
Edit|New|Key, dan beri nama Messenger. Kemudian buat key lagi dengan cara ini
di dalam direktori Messenger dengan nama key-nya Client. Setelah itu, klik menu
Edit|New|DWORD Value, dan beri nama Prevent-Run. Klik kanan value PreventRun,
pilih Modify, isi angka 1 pada Value data, dan klik OK.
26. Untuk mengetahui
informasi mengenai koneksi di komputer Anda, klik Start|All
Programs|Accessories|System Tools|System Information. Pilih menu Tools|Net
Diagnostics. Pada window yang terbuka kemudian pilih option Scan your system.
Tunggu hingga proses selesai untuk melihat hasilnya.
27. Lindungi privasi dengan mencegah aplikasi Windows Media
Player mengirim data mengenai komputer dan kebiasaan Anda menggunakan komputer
melalui Internet ke alamat-alamat tertentu. Caranya mudah, Pada Windows Media
Player, pilih menu Tools|Option. Buka tab Player dan disable option Aloww
internet sites to uniquely your player.
28. Untuk mengunci komputer yang berada dalam sebuah network
domain, tekan tombol Ctrl + Alt + Del
bersamaan dan klik option Lock Computer. Untuk membuka kembali, tekan tombol
Ctrl + Alt + Deldan masukkan password. Konfigurasi Windows yang Mudah dan
Cepat.
29. Untuk men-disable fitur autorun, klik kanan pada icon
drive CD, pilih Properties dan masuk dalam tab AutoPlay. Kemudian disable
autoplay untuk setiap jenis file yang tertera pada daftar.
30. Gunakan program Microsoft Clear Type Tuning Control dari
http://www.microsoft.com/typography/cleartype/ untuk mengatur Clear Type pada
komputer
. 31. Untuk melihat system file yang secara default
di-hidden oleh Windows XP, pilih tab View dalam menu Tool|Folder Option dalam
Windows Explorer. Enable Display the content of system folder.
32. Untuk meletakkan icon volume control di taskbar, masuk
dalam Control Panel|Sound and Audio dan klik tab Volume. Enable Place volume
control in the Taskbar dan klik OK.
33. Atur tombol Power di keyboard melalui Control
Panel|Power Option di tab Advanced. Tentukan pengaturan tombol Power ini dengan
memilih option yang tersedia.
34. Atur supaya Windows membersihkan Pagefile saat shut down
demi keamanan. Caranya, buka registry dan masuk dalam direktori
HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control|Session Manager. Edit value
pada key Clear-PageFileAtShutdown menjadi 1. Konsekuensinya, proses shut down
akan berlangsung sedikit lebih lama.
35. Atur supaya Windows menampilkan ekstensi setiap file.
Caranya, di Windows Explorer, pilih menu Tool|Folder Option dan tab View.
Hilangkan tanda centang di option Hide file extentions for known file types.
36. Menghapus Komponen yang Terinstal Banyak komponen
Windows yang tidak muncul di Add/Remove Windows Component sehingga tidak bisa
di-uninstall.
a. Buka Notepad dan pilih menu File|Open. Arahkan ke folder
Windows\inf. Isi nama file sysoc.inf. Klik Open untuk membuka file ini.
b. Pilih menu Edit|Replace. Ketik Hide pada kolom Find,
namun kosongkan kolom Replace With, klik Replace All. Tujuannya untuk menghapus
semua kata Hide dalam file ini. Setelah selesai, tutup dan simpan file.
c. Buka Control Panel dan pilih Add/Remove Programs.
Kemudian pilih Add/Remove Windows Component, pada windows yang keluar kemudian
akan tampak beberapa komponen yang sebelumnya tersembunyi.
37. Ubah gambar pada welcome screen dengan cara masuk ke
User Account di Control Panel. Buka account Anda dan klik Change my picture.
Tentukan gambar pilihan Anda dengan mengklik Browse untuk gambar di harddisk
atau memilih di antara gambar yang sudah tersedia.
38. Jika lebih menyukai tampilan Start Menu versi lama, Anda
bisa mengubahnya dengan mengklik kanan tombol Start, pilih Properties. Pilih
Classic Start Menu dan klik Customize untuk mengatur isinya.
39. Untuk menyempurnakan tampilan klasik pada Start Menu,
klik kanan desktop dan pilih Properties. Buka tab Themes, dan pilih Windows
Classic dari Theme list.
40. Tambahkan image pada sebuah folder, sehingga image
tersebut yang akan tampak saat Windows Explorer dalam tampilan thumbnails.
Caranya, klik kanan folder yang hendak diolah, pilih Properties. Klik tab
Customize dan klik Choose Picture. Pilih sebuah gambar dan klik Open|OK.
41. Sesuaikan
kapasitas Recycle Bin dengan mengklik kanan icon Recycle Bin dan memilih
Properties. Isi kapasitas yang Anda inginkan dan klik OK.
42. Pada saat View di-set Details di Windows Explorer, klik
kanan header salah satu kolom untukmengatur kolom apa saja yang ditampilkan.
Klik More bila perlu mengatur setting lainnya.
43. Untuk menambahkan
program yang paling sering Anda gunakan dalam Quick Launch, drag icon program
tersebut dalam Quick Launch.
44. Tambahkan address bar pada taskbar, sehingga mempercepat
akses ke sebuah alamat di Internet. Caranya, klik kanan taskbar, pilih
Toolbar|Address. Klik ganda untuk membuka dan menutupnya.
45. Jadikan tampilan Windows Explorer seperti tampilan pada
window My Computer. Caranya, klik kanan icon Window Explorer dan pilih
Properties. Pada Target area, setelah %SystemRoot%\explorer.exe tambahkan /n,
/e, /select, C:\ dan klik OK.
46. Untuk menambahkan sebuah shortcut program di baris
paling atas Start Menu, klik kanan icon-nya di Start Menu kemudian klik Pin to
Start Menu.
47. Supaya sebuah drive atau folder dapat masuk dalam menu
Send To, drag shortcut-nya ke folder \Documen Anda Setting\\SendTo.
48. Mencari folder SendTo? Klik saja Start|Run dan ketik
SendTo kemudian klik OK.
49. Untuk mengosongkan daftar dokumen dalam folder My Recent
Document di Start Menu, klik kanan Start, pilih Properties. Klik Customize dan
buka tab Advanced kemudian klik tombol Clear list. Supaya tidak ada lagi yang
muncul di My Recent Documents, disable option List my most recently opened
documents.
50. Fast User Switching Dengan Fast User Switching, seorang
user tidak perlu logoff sementara user lain login.
a. Untuk meng-enable Fast User Switching, masuk dalam
Control Panel dan pilih User Accounts. Klik option Change the way user log on
or off, dan enable Use Fast User Switching.
b. Supaya koneksi
dial-up tetap berjalan meski Fast User Switching di-enable, masuk ke registry
di direktori
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon.
c. Klik kanan pada panel sebelah kanan dan pilih New |String
Value. Beri nama KeepRasConnections dan beri nilai 1. Restart komputer.
51. Untuk melihat isi sesungguhnya folder My Recent
Documents, klik Start|Run, kemudian ketikkan %UserProfile%\Recent.
Pengaturan Multiple User
52. Untuk berpindah antar user account, tekan tombol
Ctrl+Alt+Del,
kemudian pada window Task Manager yang terbuka, pilih tab Users. Klik kanan
nama user yang hendak dipakai dan klik tombol Connect.
53. Tambahkan account Guest supaya orang lain bisa
menggunakan komputer Anda. Caranya, buka User Accounts di Control Panel, klik
Guest|Turn On the Guest Account.
54. Ingatlah untuk selalu login sebagai System Administrator
sebelum melakukan perubahan yang berimbas pada performa komputer.
55. Untuk meng-copy user profile, masuk dalam Control
Panel|System. Masuk dalam tab Advance dan klik tombol Setting di User Profiles.
Sorot profile yang hendak dicopy, kemudian klik Copy to dan tentukan lokasi
penyimpanan profile. Untuk mengubah permission, klik tombol Change.
56. Ganti Welcome screen dengan login dialog untuk menambah
tingkat keamanan. Caranya, masuk dalam User Accounts di Control Panel, pilih
option Change the way user log on or off serta disable Welcome screen.
57. Gunakan folder Shared Documents untuk menyimpan filefile
yang bisa dibuka orang lain dalam jaringan. Folder ini bisa ditemui di My
Documents\Other Places area.
58. Pada Windows XP Pro Edition, password bisa kadaluarsa
jika lama tidak digunakan login. Untuk menghindarinya, atur supaya Windows
tidak melakukan hal tersebut. Caranya, klik Start|Run, ketikkan userpasswords2
dan Enter. Buka tab Advanced dan pilih Advanced user management, klik tombol
Advanced dan pilih Local Users and Groups. Klik kanan nama user dan pilih
Properties. Buka tab General dan enable option Password never expires.
59. Beri nama setiap partisi atau drive yang ada dengan nama
yang berbeda. Hal ini penting untuk mempermudah pencarian file.
60. Buat sebuah password reset disk sebagai disket darurat
saat kehilangan password. Caranya, masuk ke Control Panel dan buka User
Account. Pilih account Anda dan pilih Prevent a forgotten password untuk
memulai wizard.
Pengaturan File dan Folder
61. Buat sebuah
compressed folder dengan cara mengklik kanan area kosong pada desktop, dan
pilih New|Compressed (zipped) Folder. Beri nama dan drag and drop file yang
hendak dikompres dalam folder tersebut.
62. Sebuah compressed folder bisa dilindungi dengan
password. Caranya, buka menu File|Add a Password. Isikan password Anda dan isi
sekali lagi untuk konfirmasi.
63. Sebuah compressed folder tetap bisa ditambah isinya
dengan cara drag and drop file yang hendak dikompres ke dalamnya.
64. Saat menjalankan Disk Cleanup, pilih option Compress old
files untuk mengompresi file-file yang sudah tidak dibutuhkan, sehingga
kapasitas harddisk bisa dihemat.
65. Enkrip atau acak file bisa dilakukan di Windows XP Pro
Edition dengan mengklik kanan My Computer, pilih Properties. Buka tab General
dan klik Advanced. Aktifkan option Encrypt contents to secure data.
66. Cara termudah mengubah nama file atau folder adalah
dengan memilihnya, kemudian menekan tombol F2.
67. Supaya Anda bisa berpindah antar folder dengan cepat,
terutama pada folder-folder yang sering dibuka, buatlah shortcut untuk setiap
folder yang sering diakses.
68. Reset file association dengan cara menhakan tombol Shift
saat mengklik kanan sebuah file. Pilih Open With… Pilih program yang hendak
Anda gunakan untuk membuka file tersebut dan enable option Open use the
selected program to open this kind of file. Kemudian klik OK.
69. Sesuaikan
kapasitas penyimpanan file musik dengan cara membuka Windows Media Player dan
memilih menu Tools|Options. Buka tab Copy Music dan sesuaikan ukuran kapasitas
dengan menggeser slider.
70. Jika Anda menyimpan semua dokumen dalam folder My
Documents, maka semua file tersebut lebih mudah di-back-up serta tidak
terpengaruh system restore.
71. Jika sebuah file hasil copy dari CD tidak dapat diakses,
maka hilangkan atribut Read only. Caranya, klik kanan file tersebut dan pilih
Properties. Hilangkan tanda centang pada option Read only.
72. Aturlah tampilan setiap folder dengan mengklik kanan
folder tersebut pada My Computer. Pilih Properties dan klik Customize. Pilih
template yang tersedia atau pilih gambar sesuai dengan keinginan Anda. Klik OK
untuk menyimpan hasil setting.
73. Anda bisa me-rename beberapa file sekaligus yang
memiliki karakter sama dalam folder yang sama juga. Misalnya kumpulan foto atau
image. Caranya, pilih semua file yang hendak di-rename, klik kanan file pertama
dan klik Rename. Beri nama,misalnya Koleksi.JPG, maka semua file yang lain akan
berubah namanya menjadi Koleksi (1).JPG, Koleksi (2).JPG, dan seterusnya.
74. Mengirim Faks
Tahukah Anda, bahwa Windows XP memiliki tool untuk mengirim dan menerima faks?
a. Buka Control Panel, pilih Add/Remove Program dan klik
Add/Remove Windows Component. Enable Fax Services dan klik Next.
b. Klik Start|All Programs|Accessories|Communication|Fax|Fax
Console untuk menjalankan Fax Configuration Wizard. Atur semua setting,
termasuk nomor faks dan modem yang digunakan serta pengaturan incoming fax.
c. Buat semua faks
dari Fax Console. Periksa semua isi sebelum dikirim, termasuk setting dan
sebagainya.
Mengatur Kualitas Cetak
75. Anda bisa mencetak beberapa foto bersamaan, sekaligus
mengatur layout serta option lainnya dengan cara mudah. Pertama, buka file-file
foto dalam folder My Pictures, kemudian pilih menu File |Print. Akan muncul
Photo Printing Wizard. Atur printer yang hendak digunakan dan layout yang akan
dipakai. Beberapa printer memungkinkan mencetak beberapa foto dalam satu
kertas.
76. Daripada harus
mengatur setting printer setiap kali menggunakannya, buatlah copy printer Anda.
Atur masing-masing dengan option berbeda sesuai yang Anda butuhkan.
77. Anda bisa
menggunakan karakter yang tidak ada di keyboard, namun bisa digunakan dalam
Windows dengan fitur Character Map. Untuk membukanya, Anda bisa menemukan di
Start|All Programs|Accessories|System Toolss|Character Map. Atau ketik
“charmap” tanpa tanda petik di Start|Run.
78. Untuk meng-capture sebuah adegan di file movie menjadi
sebuah image, putarlah film tersebut dan tekan tombol Stop saat adegan yang
diinginkan. Klik Take Picture, simpan di folder Anda dan beri nama.
Memunculkan Penampakan Fitur Tersembunyi
79. Anda tertarik dengan musik pembuka Windows yang
orisinal? Temukan file-nya di \windows\oobe\system32\images\tittle.wma.
80. Ada
dua edisi Windows Plus! yang beredar, yakni Microsoft Plus! for Windows dan
Digital Media Edition (DME). Simak www.microsoft.com/windows/plus/PlusHome.asp
dan coba versi trial DME.
81. Ketikkan “iexpress” tanpa tanda petik pada kotak dialog
Start|Run. Anda akan menemukan sebuah utility untuk mengompres dan membuat file
self extraction.
82. Anda akan menemukan beberapa tool yang kurang populer,
namun punya kelebihan luar biasa. Tool-tool tersebut bisa ditemui di folder
support\tools dalam CD instalasi Windows XP. Gunakan program suptools.msi untuk
menginstalasi tool-tool tersebut dalam komputer Anda.
83. Ada banyak wizard atau stepby-step di
Windows. Untuk mengetahui wizard apa saja, buka Help and Support dan ketikkan
“Wizard” tanpa tanda petik pada kolom pencarian. Windows akan memunculkan
daftar wizard yang tersedia. Anda tinggal memilihnya.
84. Untuk membuat karakter sendiri, klik Start|Run dan
ketikkan Eudcedit. Buat sesuai keinginan Anda, asalakan masih dalam ukuran
64×64 grid. Simpan dengan memilih menu Edit|Save Character.
85. Untuk meletakkan karakter dalam Character Map ke dalam
dokumen, Anda cukup membuka Character Map dan memilih karakter tersebut.
Kemudian Anda tinggal mengcopy dan paste-nya ke dalam dokumen Anda.
Menghias Desktop
86. Anda bisa mengatur pointer mouse sesuai keinginan dengan
membuka tab Pointer dalam menu Mouse di Control Panel. Klik Browse untuk
mencari pointer yang sesuai keinginan Anda.
87. Untuk menampilkan daftar dokumen yang terakhir diakses
di Start Menu pada Windows XP Home Edition, klik kanan pada tombol Start dan
pilih Properties. Klik Customize, buka tab Advanced dan enable option List my
most recently opened documents.
88. Jika Anda ingin agar tampilan Windows Explorer terbuka
penuh hingga menutupi taskbar, tekan tombol F11.
89. Anda bisa membuat shortcut key atau penekanan tombol
tertentu untuk mengakses sebuah program. Caranya, klik kanan icon program
tersebut dan pilih Properties. Buka tab Shortcut dan tentukan tombol mana yang
Anda gunakan untuk mengakses program tersebut. Secara otomatis Windows akan
menambahkan tombol Ctrl+Alt+ pilihan Anda sebagai shortcut key.
90. Urutkan secara alfabet, semua program yang ada di Start
Menu untuk memudahkan pengaksesan. Caranya, klik Start|All Programs, klik kanan
salah satu program yang ada dan pilih Sort by Name.
91. Munculkan
penampakan icon indikator koneksi broadband atau dial-up pada system tray untuk
mempermudah kontrol. Caranya, buka My Network Places, pilih View Networks
Connections, klik kanan koneksi yang Anda gunakan dan pilih Properties. Ubah
option Show icon in notofication area when connected menjadi enable.
92. Anda bisa mengedit Start Menu sesuai dengan kebutuhan.
Baik menambah, mengurangi, atau bahkan mengubah namanya. Caranya, klik kanan
Start dan pilih Open atau Open All Users. Atur setiap shortcut yang tersedia
sesuai kebutuhan.
93. Anda bisa membuka beberapa program secara bersamaan
dengan menekan tombol Shift, sementara mengklik program yang ada dalam Start
Menu.
94. Untuk menghilangkan nama icon pada desktop, klik kanan
icon tersebut, dan pilih Rename. Tekan tombol Alt dan numeric key 255. Kemudan
tekan Enter.
95. Anda bisa menghilangkan tanda panah pada icon shortcut
di desktop. Caranya, masuk ke registry editor dengan mengetik “regedit” tanpa
tanda petik di kotak dialog Start|Run. Masuk ke dalam direktori
HKEY_CLASSES_ROOT\Lnkfile. Hapus value IsShortcut. 85
TOP TIPS !
96. Daftar Shortcut Berikut ini beberapa shortcut yang
paling banyak digunakan saat bekerja sehari-hari menggunakan Windows.
[Windows] + [L] Lock komputer
[Windows] + [U] Menampilkan Utility Manager
[Windows] + [R] Menampilkan Run
[Windows] + [F] Menampilkan window pencarian
[Windows] + [E] Membuka My Computer
[Windows] + [D] Mematikan atau mengaktifkan Toggle Desktop
[Windows] + [M] Minimize semua window
[Windows] + [Shift] + [M] Restore semua window yang
di-minimize
[Windows] + [Ctrl] + [F] Mencari komputer dalam jaringan
[Windows] + [F1] Menampilkan halaman Help
[Windows] + [Break] Memunculkan window System Properties
[Windows] + [Tab] Scroll tombol di Taskbar Jika Anda
menggunakan keyboard lama yang tidak dilengkapi dengan tombol Windows, gunakan
paduan tombol Ctrl + Esc.
97. Anda bisa meng-enable atau disable grouping beberapa
file dalam satu program. Caranya, klik kanan taskbar dan pilih Properties. Beri
atau hilangkan tanda centang pada option Groups similar taskbar button.
98. Anda bisa menghilangkan atau menampilkan icon di desktop
dengan mengklik kanan desktop dan memilih Arrange Icons By|Show Desktop Icons.
99. Anda bisa membuat custom toolbar dengan mengklik kanan
taskbar, memilih Toolbars|New Toolbar. Atur sesuai dengan keinginan Anda,
misalnya menjadikan My Documents sebagai toolbar di taskbar supaya mudah dan
cepat diakses.
100. Klik kanan Start Menu, pilih Properties, jika tidak
menggunakan Classic Start Menu, klik Customize dan buka tab Advanced. Ada beberapa munu yang
bisa diaktifkan dengan memberi tanda centang pada option yang ada. Mulai dari
Scroll Programs hingga memunculkan penampakan beberapa fitur dalam Start Menu.
101. Anda bisa membuka sebuah situs tanpa membuka browser
terlebih dahulu. Caranya, ketikkan alamat lengkap situs yang hendak dibuka di
kotak dialog Start|Run. Misalnya www.pcmedia.co.id. Kemudian tekan Enter.
102. Di setiap menu dalam Windows terdapat huruf yang
bergaris bawah sebagai patokan penggunaan navigasi keyboard. Misalnya menu File
bisa dibuka dengan menekan tombol Alt+F. Anda bisa menonaktifkan atau
mengaktifkan fitur yang ditandai dengan garis bawah ini. Caranya, klik kanan
area kosong di desktop. Kemudian buka tab Appereance, dan klik tombol effects.
Atur tanda centang pada option Hide underlined letter for keyboard navigation
until I press the [Alt] key.
103. Atur supaya komputer mengeluarkan suara peringatan saat
tombol Caps Lock, Num Lock atau Scroll Lock diaktifkan. Caranya, Buka Control
Panel, masuk dalam Accessibility Option. Buka tab Keyboard dan enable option
Use Toggle-Keys.
104. Untuk meng-enable Hibernate dalam Windows XP saat
menekan Turn Off di Start Menu, tahan tombol Shift. Maka tombol Stand by pada
kotak dialog Shut Down akan berubah menjadi Hibernate.
105. Jika hardware Anda support Hibernate, aktifkan segera
fitur ini. Caranya, buka Control Panel dan buka Power Options. Klik tab
Hibernate dan beri tanda centang pada option Enable Hibernate. Jika hardware
Anda tidak support Hibernate, tab ini tidak bisa ditemui.
Memperbaiki Kinerja Komputer
106. Tambah kecepatan komputer Anda dengan menghilangkan
penampakan yang bagus namun memakan banyak waktu, yakni animasi. Caranya, buka
Control Panel, dan klik ganda System. Klik tab Advanced dan tekan tombol
Performance Settings. Kemudian enable option Adjust for the best performance.
107. Untuk mengurangi waktu booting yang terasa lama, atur
di BIOS agar booting dimulai dari harddisk baru kemudian CD atau floppy drive
pada pilihan berikutnya.
108. Atur supaya Windows hanya akan me-load program yang
dibutuhkan saja saat mulai berjalan supaya waktu loading lebih cepat dan kerja
komputer lebih ringan. Ketikkan “msconfig” tanpa tanda petik di kotak dialog
Run dan tekan Enter. Pada tab General, pilih option Selective Startup, kemudian
buka tab Startup dan nonaktifkan semua program yang tidak perlu.
109. Anda bisa memonitor penggunaan processor dengan menekan
tombol Ctrl+Alt+Del
untuk membuka Task Manager. Kemudian minimize window tersebut, Anda akan
melihat grafik penggunaan kapasitas processor di system tray.
110. Untuk meningkatkan kecepatan menyimpan data di USB ZIP
drive, buka My Computer dan klik kanan drive ZIP tersebut. Pilih Properties,
buka tab Hardware klik Properties, kemudian buka tab Policies dan aktifkan
option Optimize for Performance.
111. Untuk mempercepat tampilan Start Menu, buka Registry
Editor (ketikkan “regedit” tanpa tanda petik di kotak dialog Run). Masuk dalam
direktori HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop. Klik ganda value yang
bernama MenuShowDelay, ganti angka yang ada menjadi 100. Dengan cara ini, maka
delay tampilan Start Menu semakin singkat.
112. Ada
cara cepat mematikan komputer. Tekan tombol Ctrl+Alt+Del, pada windows Task Manager yang muncul,
tekan menu Shut Down dan tahan tombol Ctrl saat mengklik Turn Off. Pastikan
dulu semua dokumen telah di-save.
113. Anda bisa melihat grafis yang menampilkan performance
komputer berdasarkan beberapa indikator. Misalnya penggunaan processor, memory,
dan lain sebagainya. Caranya, buka Control Panel dan klik ganda Administrative
Tools. Buka fitur Performance.
114. Anda juga bisa
menambahkan beberapa indikator lain dalam fitur Performance (di nomer 13)
dengan mengklik icon + dan memilih indikator baru apa saja yang hendak
ditampilkan.
115. Anda bisa menggabungkan sebuah file registry atau .reg
ke dalam registry Windows Anda, dengan mengklik ganda file tersebut. Untuk
mengetahui fungsinya, buka dengan notepad.
116. Jika Anda menggunakan RAM sebesar 512 MB, atur agar
Windows tidak membuat paging ke disk agar performance komputer semakin
meningkat. Caranya, buka Registry Editor dan masuk dalam direktory HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM|Current
ControlSet\Control\SessionManager\MemoryManagement. Ubah value
DisablePagingExecutive menjadi 1.
117. Gunakan Bootcfg.exe untuk mengedit boot.ini Windows XP.
Caranya, ketikkan “cmd” tanpa tanda petik dalam kotak dialog Run untuk masuk
dalam DOS Prompt, dan ketikkan bootcfg: /? setelah muncul prompt untuk
memperoleh informasi mengenai fitur dalam program ini.
118. Untuk memilih operating system dalam yang digunakan
dalam sebuah komputer yang memiliki partisi drive, buka Control Panel, masuk
dalam System kemudian buka tab Advanced. Klik tombol Startup and Recovery
Setting kemudian Edit.
119. Gunakan utility klasik chkdsk untuk men-scan harddisk
dan memperbaiki error yang ditemui. Caranya, klik Start |Run dan ketikkan
“chkdsk c:/f” tanpa tanda petik untuk men-scan dan memperbaiki drive C. Jika
Anda ingin tahu lebih banyak tentang fitur dalam chkdsk, ketikkan “chkdsk /?”.
120. Anda bisa melewati Scanner and Camera Wizard saat
memasang kamera digital. Untuk mengaksesnya, gunakan Windows Explorer atau My
Computer. Kamera digital Anda akan tampil sebagai drive.
121. Ada
utility dalam Windows XP Pro Edition yang jarang digunakan, yakni gpedit.
Jalankan utility ini dengan mengetikkan “gpedit.msc” tanpa tanda petik di kotak
dialog Run dan tekan Enter. Utility ini bisa digunakan untuk setiap tool dan
komponen yang ada di Windows. Coba satu per satu setting yang Anda inginkan
kemudian perhatikan hasilnya.
122 Mengatur Jadwal Perawatan Daripada bersusah payah
membersihkan sampah di Windows, atur agar Windows membersihkan dirinya sendiri
secara berkala dengan Schedule Task.
a. Untuk mengatur jadwal perawatan Windows secara berkala,
buka Control Panel, klik ganda Scheduled Tasks. Tambahkan Scheduled Task
melalui wizard. Klik Next untuk masuk dalam list berisi program yang bisa
dijadwalkan.
b. Jika tool yang hendak Anda jadwalkan tidak tertera pada
list, klik Browse dan arahkan ke folder tempat tool yang Anda maksud berada.
Kebanyakan tool Windows berada dalam folder Windows\system32. Pilih salah satu
dan klik Open.
c. Ketik nama task tersebut dan tentukan tingkat keseringan
atau frekuensi jadwal program tersebut. Klik Next, atur setting lain yang
diperlukan dan tambahkan username beserta password untuk mengamankan Schedule
Task.
123. Gunakan utility gratis PowerToys dari
www.microsoft.com/windowsxp/home/downloads/powertoys.asp yang sangat berguna.
PowerToys sendiri terdiri dari beberapa program, di antaranya
Open Command Window
Here, Alt-Tab Replacement, Tweak UI, Power Calculator, Image Resizer, CD Slide
Show Generator, Virtual Desktop Manager,Taskbar Magnifier, HTML Slide Show
Wizard, dan Webcam Timershot.
124. Windows Anda bisa memperoleh tambahan kecepatan jika
Indexing Service dinonaktifkan. Caranya mudah, buka Administrative Tools di
Control Panel, pilih Services dan disable Indexing Service.
125. Kembangkan kapasitas harddisk dengan menggunakan Disk
Cleanup. Buka My Computer, klik kanan drive yang ada dan pilih Properties. Buka
tab General dan klik tombol Disk Cleanup. Bersihkan semua file sampah tersebut,
termasuk mengosongkan isi Recycle Bin dari semua data yang sudah tidak
digunakan lagi.
126. Hilangkan semua shortcut di folder Startup dalam Start
Menu. Sebab, program yang memiliki shortcut dalam folder ini secara otomatis
akan dieksekusi saat kali pertama Windows dijalankan.
127. Periksa setting messenger yang ada dalam komputer Anda,
karena hampir setiap messenger akan me-load dirinya sendiri secara otomatis
setiap kali Windows dijalankan. Usahakan agar option Automatically Login atau
Load at Windows Start tidak aktif.
128. Anda bisa mengakses setiap program secara langsung
dengan mengetikkan nama programnya di kotak dialog Run. Misalnya calc untuk
kalkulator, winword untuk Microsoft Word, dan lain sebagainya.
Troubleshooting Sederhana
129. Jika saat defrag tiba-tiba komputer berhenti, restart
dan masuk dalam Safe Mode dengan menekan tombol F8 sesaat sebelum Windows mulai
berjalan. Defrag lagi harddisk Anda dari mode ini.
130. Cari tahu apakah drive Anda FAT atau NTFS dengan
mengklik kanan drive tersebut dan memilih Properties kemudian masuk ke tab
General. Baca detail file system pada kotak dialog yang muncul. 131. Ubah
sebuah drive dalam format FAT menjadi NTFS melalui DOS dengan perintah convert
c:/FS:NTFS. Masuklah dalam registry editor dan buka direktori
HKEY_USERS\DEFAULT\Control Panel\Desktop dan buat value dalam AutoEndTask
dengan nilai 1.
133. Jika saat menginstal sebuah driver baru komputer hang,
restore komputer ke konfigurasi sebelumnya. Caranya, restart komputer dan tekan
F8 untuk masuk ke Safe Mode dan pilih option Last Known Good Configuration.
134. Gunakan Event Viewer untuk melacak aplikasi yang error.
Caranya, klik kanan My Computer, pilih Manage dan klik event Viewer. Klik ganda
setiap aplikasi atau system yang menunjukkan error untuk melihat informasi
kesalahan.
135. Ada cara paling tepat untuk mengatur
ketepatan jam di komputer. Klik ganda jam di sebelah kanan bawah layar atau di
system tray, pilih tab Internet Time. Aktifkan option Automatically synchronize
with an Internet time server. Pilih server yang tersedia dan klik Update Now!
Tip dan Trik Spesial untuk Windows 98 dan ME
136. Back-up setting dial-up dengan cara men-drag and drop
file koneksi di folder Dial Up Networking ke sebuah floppy drive. File back-up
akan disimpan dalam ekstensi.dun.
137. Cara cepat restart, tekan Start|Shut Down|Restart,
sementara klik OK, tahan tombol Shift.
138. Gunakan Tweak UI khusus Windows 98 dari
www.microsoft.com/ntworkstation/downloads/powertoys/networking/nttweakui.asp.
Setelah instalasi selesai, buka Tweak UI melalui Control Panel.
139. Gunakan tombol F3 untuk membuka fitur Find saat berada
di Windows Explorer atau desktop.
140. Atur koneksi dial-up dengan Telephony Location Manager.
Fitur Telephony Location Manager ini akan membantu Anda mengoptimalkan koneksi
dial-up. Caranya, klik Start|Run dan ketikkan “tlocmgr” tanpa tanda kutip.
141. Jika komputer Anda tidak bisa di-set Dalam mode standby
atau suspended, maka perbaiki dengan Pmtshoot dari http://support.microsoft.com/?kbid=185949.
142. Selalu back-up registry sebelum melakukan perubahan di dalamnya. Caranya,
gunakan Registry Checker yang bisa ditemui di Start|Programs|
Accessories|System Tools|Tools.
143. Buat sebuah
disket bootable untuk Windows 98 dengan cara memformatnya menggunakan system
files. Kemudian copy file c:\windows\command\scanreg.exe dan
c:\windows\himem.sys ke dalam disket tersebut. Jangan lupa, edit file
config.sys yang berada di disket dengan memberi tambahan baris “device
=a:\himem.sys” tanpa tanda kutip.
144. Untuk me-restore registry saat komputer tidak mau
berjalan, coba booting dengan boot disk. Kemudian masuk ke drive C:\ dan
ketikkan “scanreg\restore”, tanpa tanda kutip. Ikuti angkah-langkahnya hingga
selesai. Kemudian keluar dari DOS.
145. Tambahkan shortcut Control Panel ke Start Menu dengan
mengklik kanan tombol Start dan klik Open. Kemudian klik kanan di area kosong,
pilih New|Folder. Isikan “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}”
tanpa tanda kutip dan tekan Enter.
146. Anda bisa menghilangkan kotak dialog password yang
muncul kali pertama sebelum masuk dalam Windows. Caranya, masuk ke Control
Panel, buka Password dan buka tab Change Password. Isi kolom password lama
dengan password yang Anda miliki, dan kosongkan kolom new password. Setelah
itu, klik tab User Profiles dan enable option All users of this PC use the same
preferences and desktop settings. Perubahan ini akan berjalan setelah Windows
di-restart.
147. Untuk membatalkan perintah Print, buka icon Printer di
system tray dengan mengklik ganda. Kemudian sorot file yang sedang di-print
pada Window Printer dan klik kanan kemudian Cancel.
148. Temukan tool-tool under DOS yang masih layak
dipergunakan dalam folder tools\MSDOS di CD Instalasi Windows 98.
149. Jika Windows 98 atau Me berjalan lambat, periksa
memory. Caranya, klik kanan My Computer dan pilih Properties. Buka tab
Performance dan lihat System Resource. Jika mencapai 80 persen, restart
komputer. Ingat, tutup semua program sebelum melihat System Resource.
150. Gunakan Sysedit untuk mengedit file-file system.
Misalnya Autoexec.bat dan sebagainya. Ketikkan “sysedit” di kotak dialog Run
tanpa diberi tanda petik.
sumber : majalah pc media

No comments:

Post a Comment